CTRP RUPS Ciputra Property Rapat Umum Pemegang Saham Review Manajemen Underperform

CTRP RUPS 2016 di Ciputra Artpreneur gallery. Review rapat umum pemegang saham CTRP 2016 manajemen Ciputra Property 2016 underperform. Kualitas manajemen di RUPS Ciputra Property 2016 tidak jelek, hanya below my expectation.

Rapat umum pemegang saham Ciputra Property 2016 di Ciputra Artpreneur Lotte Shopping Avenue mall Jakarta adalah RUPS CTRP pertama saya.

Group Ciputra salah satu pengembang property terbesar di Indonesia. Ekspektasi saya terhadap RUPS CTRP 2016 cukup tinggi.

1. Registrasi

Ketika saya hadir di RUPS sekitar jam 10.55, saya lihat antrian registrasi RUPS sangat panjang. Saya senang banyak pemegang saham CTRP yang ikut RUPS.

Proses registrasi mudah dan kita dapat print out kertas yang berisi jumlah saham untuk ditukar souvenir dan buku laporan keuangan CTRP.

2. RUPS

Hasil RUPS CTRP 2016 cukup bagus dimana Ciputra akan bagi deviden tunai dan deviden saham dan mayoritas pemegang saham setuju.

Hasilnya bagus, tapi masalahnya ada di pembukaan RUPS dan kualitas manajemen CTRP underperform waktu RUPS.

RUPS dibuka dengan protes pemegang saham bernama M Salman. Beliau tidak terima namanya tidak tercatat hadir sebagai pemegang saham karena terlambat. Beliau tidak terlambat, tapi karena antrian registrasi, dia dinyatakan terlambat. Beliau akhirnya walk out. Setelah itu, manajemen memulai RUPS.

Manajemen CTRP yang hadir di RUPS: komisaris independen Thomas Bambang, direktur Artadinata Djangkar, presiden komisaris Cakra Ciputra, dan direktur utama Candra Ciputra.

Performa Thomas Bambang sebagai ketua rapat cukup bagus, beliau tegas dan dengan sopan mempersilahkan pemegang saham ajukan pertanyaan.

Performa Artadinata Djangkar bagus. Beliau bisa menjawab pertanyaan pemegang saham tentang beban keuangan dan deviden CTRP.

Performa Cakra Ciputra underperform. Beliau menguap beberapa kali selama RUPS dan terlihat mengantuk sekali.

Performa Candra Ciputra juga underperform. Beliau baca materi RUPS terlalu cepat dengan pronunciation tidak jelas. Karena terlalu cepat dan tidak jelas, sampai ada pemegang saham yang minta dibacakan ulang, khususnya tentang dividen CTRP. Kecepatan bacanya lebih cepat dari Benny Helman di RUPS BABP 2016.

Saya tidak mengerti kenapa harus terburu-buru? apa karena ada jadwal RUPS CTRA 2016 jam 13.00? RUPS bukan sekedar formalitas, tapi bentuk tanggung jawab manajemen perusahaan terhadap pemegang saham.

3. Pasca RUPS

Setelah sampai di rumah, saya cek souvenir RUPS CTRP 2016. Ide souvenir RUPS Ciputra Property 2016 bagus sekali, yaitu: tas belanja dengan logo Ciputra untuk dipasang di trolley supermarket.

Ide-nya bagus, tapi sayang tas sudah robek. Sungguh sayang, manajemen tidak menyesuaikan kualitas souvenir dengan citra Ciputra sebagai developer property besar di Indonesia.

Kesimpulan:

Saya kecewa RUPS CTRP 2016. Management Ciputra Property tbk underperform dan kualitas merchandise RUPS CTRP 2016 tidak bagus.

Prinsip investasi saham saya, yaitu beli saham sedikit, ikut RUPS, baru beli saham banyak. Setelah ikut RUPS CTRP 2016, saya jadi ragu beli saham CTRP dalam jumlah yang banyak.

Semoga kualitas souvenir dan management Ciputra Property tbk ditingkatkan di RUPS CTRP 2017.

Tidak ada komentar: