Bandar Saham Indonesia Ketawa Ngakak Lihat Tingkah Laku Investor

Bandar saham Indonesia sering ketawa lihat kelakuan investor saham Indonesia. Tingkah laku investor saham di Indonesia aneh bin ajaib.

Bila saham dijual bandar di harga mahal, investor rebutan beli. Tapi bila saham dijual di harga murah, investor saham bukannya senang, tapi malah memaki bandar dan melakukan cut loss.

Contoh saham BUMI:

Waktu harga saham BUMI 100, investor antri beli. Tetapi waktu harga saham BUMI 52, investor memaki bandar dan tidak mau beli, bahkan banyak yang cutloss. Fenomena ini aneh bin ajaib, karena bandar kasih harga mahal, investor senang. Tapi bila dikasih harga murah, investor bukannya memborong, malah marah.

Tingkah laku investor ini aneh tapi manusiawi. Investor saham sering terkena sindrom fear and greed. Investor seharusnya ingat bahwa strategi investor saham hanya satu: buy low sell high. Semakin rendah harga beli, semakin rendah resiko investasi saham.

Solusi:

Sebelum beli saham, investor saham yakin 100% bahwa saham yang dibeli benar-benar bagus. Jadi bila harga saham turun, investor saham dengan yakin beli lagi, bukannya marah pada bandar, dan cut loss.

Misalnya: saya tidak yakin bahwa saham TRAM bagus, jadi saya tidak akan beli. Saya yakin saham MBSS bagus, jadi bila bandar saham di Indonesia kasih harga murah, saya akan borong saham MBSS. Saya tidak akan panik dan cut loss.

Hello investor saham Indonesia, please behave. Jangan sampai tertawa ngakak bandar saham Indonesia.

Tidak ada komentar: