TRAM Saham Trada Maritime Harga Murah Tidak Berani Beli

TRAM saham Trada Maritime murah? Harga saham TRAM jauh lebih murah vs harga 1 year high. Minat beli saham TRAM? Tidak, saya tidak berani beli saham Tram Trada Maritime walau harga ke 50.

Saya tidak berani beli saham perusahaan yang tidak memiliki website resmi, walaupun modalnya dari kupon Sukuk 2015. Perusahaan Trada Maritime Tbk tidak punya website resmi. Bila googling dengan keyword "Trada Maritime", website tidak ketemu.

Aneh rasanya bila perusahaan go public tidak punya website resmi. Go public berarti terbuka terang benderang. Bagaimana bisa terbuka bila tidak punya website? Apa kita harus ke kantor Tram? Masih lebih bagus saham BUMI. Walau tidak pernah di-update, tapi website Bumi Resources ada.

Bila dibandingkan 1 year high, harga saham Trada Maritime Tram murah sekali, tapi karena tidak punya website resmi, saya takut beli Trada Maritime saham TRAM. Anda berani beli saham TRAM?

Sukuk 2015 007 Seri SR Ritel Kupon Waktu Agen Penjual Obligasi Syariah Indonesia Terbaru

Sukuk 2015 Indonesia investasi obligasi syariah Indonesia terbaru. Sukuk 007 Indonesia adalah sukuk negara ritel terbaru. Informasi Sukuk Negara Ritel seri SR 007 tahun 2015:
  • besar bunga kupon imbalan: 8.25% per tahun
  • kapan waktu pesan: 23 Februari - 6 Maret 2015
  • kapan waktu pembayaran kupon: tanggal 11 setiap bulan
  • tenor: 3 tahun
  • jatuh tempo expire date: 11 Maret 2018
  • minimum beli: 5 juta rupiah
  • maximum beli: 5 milyar rupiah
  • syarat beli: KTP dan modal.
Daftar agen penjual Sukuk 2015 seri 007 Indonesia:
  • BCA
  • bank Mega
  • bank HSBC
  • bank OCBC NISP
  • Bahana Securities
  • bank ANZ
  • bank BRI syariah
  • bank BRI
  • CIMB Niaga
  • bank Danamon
  • bank BII
  • bank Mandiri
  • bank Mandiri Syariah
  • bank Muamalat
  • bank BNI
  • bank Permata
  • Bank BTN
  • Danareksa sekuritas
  • Reliance securities
  • Standard Chartered
  • SucorInvest
  • Trimegah Securities.
Pertanyaan umum: 
  1. Saya bukan pemeluk agama Islam, boleh beli? Obligasi Sukuk 7 investasi syariah, tapi semua pemeluk agama boleh jadi investor sukuk.
  2. Bunga Sukuk 007 rendah? iya, bila dibandingkan saham. Kupon Sukuk 2015 memang lebih rendah, tapi resiko Sukuk lebih rendah.
  3. Apa keuntungan beli Sukuk 007? Kupon lebih tinggi dari bunga deposito LPS dan besar PPH pajak hanya 15%
  4. Cara beli Sukuk 2015? datang ke agen penjual Sukuk.
Walau kupon Sukuk rendah, tapi bisa jadi sumber modal rendah resiko bagi investor saham. Kupon Sukuk bisa jadi modal investor saham setiap bulan. Minat beli Sukuk 007 2015?

Strategi Investor Saham Buy Investasi Low Sell High

Strategi investor saham hanya satu: buy low sell high. Buy high sell higher bukan strategi investasi saham.

Tips: investor saham sebaiknya jangan beli saham di harga dekat year high atau all time high. Investor saham harus ready to sell stocks di harga tinggi, bukannya ready to buy stocks.

Mau jadi investor saham sukses? Ingat strategi investor saham hanya satu: buy low sell high.

Investasi Saham Rugi Besar Sebenarnya Salah Siapa? Bandar?

Investasi saham rugi salah siapa? Bandar saham.

Kenapa investasi saham rugi? Perusahaan jelek.

Siapa yang memilih perusahaan? Saya.

Jadi salah siapa kalau investor saham rugi?

Saham Mahasiswa Pemula Tips Investasi Yes Trading No

Tips saham mahasiswa pemula: investasi saham yes, trading saham no. Mahasiswa pemula yang awam saham, lebih baik jadi investor saham vs trader saham.

Definisi investasi saham adalah beli saham untuk jangka panjang. Definisi trading saham adalah beli saham untuk jangka pendek.

Mahasiswa pemula lebih baik investasi saham. Trading saham memang lebih menggoda, karena bisa dapat profit harian. Kalau bisa jadi kaya sekarang, untuk apa menunggu 5 tahun lagi?

2 alasan utama mahasiswa pemula jangan trading saham:
  1. Ilmu saham, khususnya technical analysis, masih rendah. Jual beli saham jangka pendek berarti harus bisa prediksi harga saham. Bagaimana mahasiswa pemula bisa prediksi harga saham, bila ilmu masih rendah? Lain soal, bila mahasiswa paranormal.
  2. Modal mahasiswa juga masih kecil sehingga godaan trading pakai margin besar. Margin pisau bermata dua. Bila profit memang nikmat, tapi bagaimana kalau loss? Mahasiswa bisa bangkrut.
Trading saham bukannya jelek tapi ilmu dan modal mahasiswa belum cukup. Jangan sampai niat trading stock untuk cepat kaya, malah terjerumus judi saham. Mahasiswa boleh trading saham bila ilmu dan modal sudah cukup.

Mahasiswa memang punya kelemahan di ilmu dan modal, tapi punya satu kelebihan. Usia mahasiswa masih muda. Time is your friend. Waktu adalah kunci sukses investasi saham. Seiring waktu, harga saham akan kembali ke nilai fundamental-nya. Mahasiswa tidak perlu prediksi harga saham, hanya perlu belajar cara hitung nilai fundamental perusahaan dan menunggu harga saham kembali.

Selain cocok dengan kelebihan mahasiswa, investasi saham terbukti lebih menguntungkan dibandingkan trading saham. Warren Buffett dan Lo Kheng Hong adalah bukti nyata investasi saham lebih untung.

Tips saham untuk mahasiswa pemula? Lebih baik investasi saham.

Investor Saham Mindset: Hope For The Worst in Stock Market

We must hope for the best in life, but not in stock market. Hope for the best in stock market berarti berharap harga saham naik. Pertanyaan: harga saham anda lebih sering naik atau turun? Bila turun, berarti harapan lebih sering gagal dan anda akan stress.

Why don't we change our mindset. We hope for the worst in stock market instead. Kita berharap harga saham turun. Bila harga saham benar turun, kita tidak stress (harapan terkabul) dan bila saham naik, take profit.

Investor beli saham untuk investasi jangka panjang. Bagaimana bisa investasi saham jangka panjang bila stress melihat harga saham turun. Investor hanya bisa survive long term, bila tidak stress. Change your mindset. Hope for the worst in stock market.

Ritz Carlton Hotel Pacific Place Jakarta Thank You For Investing Lesson

Thank you Ritz Carlton Hotel Pacific Place Jakarta for a great investing lesson. Saya belajar bahwa famous brand bukan berarti great company. Mengerti bagaimana cara membedakan good companies vs great companies penting bagi saya, karena modal investasi saya terbatas.

Modal saya sebagai individual investor terbatas dan jumlah good companies di Indonesia banyak, sehingga tidak cukup untuk investasi di good companies. Modal saya hanya cukup untuk investasi great companies.

Saya sering terlena dengan famous brand company. Saya sering berasumsi bahwa famous brand company sama dengan great companies.

Kemarin saya ikut seminar saham di ballroom Ritz Carlton Pacific Place hotel Jakarta. Setelah saya sampai di ballroom hotel, ternyata jadwal seminar saham mundur, sehingga belum bisa masuk ruangan. Karena delay, saya memutuskan takeaway lumpia di mall Pacific Place Jakarta.

Masalah terjadi ketika saya kembali ke ballroom, ternyata tidak boleh bawa makanan ke area ballroom. Saya tidak tahu ada peraturan itu dan harus titip di security. Saya pikir tidak masalah, makanan bisa diambil setelah seminar selesai.

Setelah seminar selesai, saya ambil makanan di bagian security. Makanan bisa diambil, tapi tidak boleh dibawa masuk ke area ballroom.

Disinilah masalah terjadi. Saya ditunggu driver di lobby hotel Ritz Carlton Jakarta. Bagaimana saya bisa sampai di lobby hotel tanpa melalui ballroom?? Maklum, jarang ke hotel Ritz Carlton di Jakarta.

Saya beri penjelasan ke security bahwa tidak akan kembali ke ruangan di ballroom, tapi mau ke lobby hotel. Penjelasan saya ditolak, dia tidak beri solusi, dan dia bilang tidak tahu apakah saya "benar" ke hotel atau tidak.

Ucapan dia tidak salah dan hanya menjalankan policy hotel, tapi saya kaget. Saya tidak percaya bagaimana bisa pegawai hotel bintang lima mengeluarkan ucapan yang berarti dia tidak mempercayai ucapan konsumen. Hotel adalah service company dan konsumen adalah raja. Bagaimana mungkin titah raja tidak bisa dipercaya??

Akhirnya saya harus nyasar di mall Pacific Place dan menempuh perjalanan yang lebih jauh ke lobby hotel. Saya harus keluar dari ballroom, turun ke mall lt 1, keluar dari mall, dan jalan kaki ke lobby hotel.

Dari pengalaman di atas, saya sadar bahwa famous brand doesn't mean a great company dan good company's policy to protect the company, tapi great company' policy to serve customers.

Pengalaman di hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta mengesankan. Belajar investasi bisa dimana saja. Saya tidak hanya belajar di dalam ruangan melalui seminar saham, tapi juga belajar di luar ruangan.

Mulai sekarang, saya tidak akan terlena famous brand atau bluechip company. Pepatah investasi "Invest in what you know" memang benar sekali. Bagaimana kita bisa "know" kalau hanya lihat laporan keuangan. Fundamental analysis tidak cukup, saya harus merasakan sendiri service dari company untuk bisa tahu apakah perusahaan a great company atau hanya a good company.

Note to myself: hanya investasi di great companies, kecuali untuk taruhan saham seperti di saham BUMI.

Brand terkenal di dunia bukan jaminan great company. Terima kasih buat Pacific Place hotel Ritz Carlton.